Deskripsi
Akses New Money Mindset sekarang juga:
- Chapter 1 - Relasi Kita Dengan Uang | E-Book | Audiobook
- Chapter 2 - Uang Adalah Alat Bukan Tujuan | E-Book |Audiobook
- Chapter 3 - Kenapa Anda Mau Menjadi Kaya | E-Book | Audiobook
- Chapter 4 - Fondasi dan Formula Kekayaan | E-Book | Audiobook
- Chapter 5 - Menyerang adalah pertahanan terbaik | E-Book | Audiobook
- Chapter 6 - Jalan Menuju Kekayaan | Audiobook | E-Book | Audiobook
- Chapter 7 - Perbincangan Mengenai Investasi | E-Book | Audiobook
- Chapter 8 - Bayaran atas Pilihan Anda | E-Book | Audiobook
- All Chapter | E-Book | Audiobook
Kamu mau baca sebelum, memutuskan untuk membeli?
Akses Sample Gratis:
Chapter 4 - Klik Di Sini
Chapter 6 - Klik Di Sini
Chapter 8 - Klik Di Sini
Mau Akses penuh E-Book + Audiobook + Modul Framework + Update Berkala?
Join the Club!
New Money Club - Komunitas Belajar New Money Mindset
Sinopsis:
Uang kertas yang sekarang banyak kita gunakan ini sebenarnya memiliki nama yaitu fiat money, sebuah bahasa latin yang artinya let it be done atau dalam bahasa Indonesia berarti memang begitu adanya. Jadi uang kertas yang kita gunakan ini memiliki nilai, bukan karena dia memiliki sebuah nilai intrinsik, tetapi karena pihak yang berwenang mengatakan demikian.
Pihak yang berwenang yang saya maksud di sini adalah pemerintahan dari sebuah negara. Setiap negara yang berdaulat memiliki kewenangan untuk menetapkan sebuah kertas untuk menjadi alat tukar resmi di negara tersebut. Bila negara mengatakan bahwa uang itu bernilai Rp 100.000, maka semua orang di negara itu akan menyetujui bahwa nilainya adalah Rp 100.000.
Lantas apa arti dari nominal Rp 100.000 itu? Secara harafiah sebenarnya ini tidak ada artinya. Kenapa? Karena Rp 100.000 itu hanyalah sebuah angka saja, dan orang membiarkan pasar memberikan nilai pada uang tersebut. Apa maksudnya?
Sebagai ilustrasi mari kita bayangkan di sebuah sistem ekonomi yang tertutup dan di dalamnya hanya ada beberapa pelaku ekonomi. Ada seorang bernama Andi yang memiliki uang Rp 100.000 yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Suatu hari Andi pergi ke pasar dan ingin membelanjakan uang Rp 100.000 itu. Di dalam pasar dia melihat ada lima orang pedagang yang menjual barang yang sama yaitu buah apel. Pedagang pertama mengatakan pada Andi bahwa ....................................................
